March 08, 2014

Golden Pheasant (Kuau emas)

Golden Pheasant (Kuau emas)  adalah salah satu paling populer dari semua spesies pheasant yang dipelihara di penangkaran. Jenis pheasant  ini sangat indah, anggun, mudah pemeliharaannya dan bagus untuk pemula. Golden Pheasant telah di pelihara di penangkaran jauh sebelum tahun 1740 dan mungkin jenis pertama dari pheasant yang dibawa ke Amerika Utara. Ada bukti bahwa George Washington mungkin telah memelihara mereka di Gunung Vernon, menjadikannya sangat terkenal dan familiar di penangkaran, sangat sedikit yang diketahui tentang kebiasaan mereka di alam liar, di pegunungan Cina bagian tengah.
Spesies ini, bersama dengan Lady Amherst Pheasant (C. amherstiae), membentuk kelompok pheasant (kuau) dengan sebutan ruffed pheasant (kuau berjubah) , termasuk dalam genus Chrysolophus. Mereka dinamai ruffed pheasant  karena bulu mereka yang mengembang di wajah dan leher mereka selama proses memikat betinanya.

Rupa alamiah Golden Pheasant atau sering disebut juga Red Golden di penangkaran, pejantan dewasa adalah salah satu yang paling berwarna cemerlang dari semua Pheasant. Pejantan dewasa memiliki jambul kuning keemasan penuh, halus dengan mungkin sedikit bercak merah di ujung-ujungnya. Wajah, tenggorokan, dagu dan sisi leher yang merah karat; cuping dan lingkar kulit muka adalah kuning. Warna ruff atau jubah adalah merah tua ke oranye terang, pada setiap bulu dengan batasan biru-kehitaman. Bagian atas punggung adalah hijau dan sisanya punggung bawah kuning keemasan. Dada merah padam; panggul dan bagian bawah adalah merah padam berubah menjadi cokelat muda. Lapisan bulu sayap biru dan merah tua. Bulu ekor tengah berwarna hitam, dengan bercak lurik sampai ujung ekor. Pada jantan muda sama serupa dengan betina, tapi akan memiliki ekor bercorak dan divariasi bulu merah keluar diantara bulu pangkal ekor. Betina jauh tidak lebih mencolok, cenderung kusam berbintik-bintik coklat bulu mirip dengan pheasant biasa umumnya. lebih gelap dan ramping daripada spesies pheasant lainya.

Di habitatnya mereka makan di tanah paling suka biji-bijian, daun dan invertebrata (hewan tanpa kerangka internal, seperti serangga, larva, cacing tanah, hutan, siput, laba-laba). Sementara mereka dapat terbang, mereka lebih suka untuk berjalan dan bertengger di pohon-pohon pada malam harinya. tetapi jika terkejut mereka dapat tiba-tiba terbang ke atas dengan kecepatan tinggi, dengan suara khas kepakan sayap. Meskipun dapat terbang akan tetapi mereka cukup kikuk saat terbang dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka di tanah.

Penangkaran Golden pheasant
Golden pheasant adalah salah satu kuau paling terkenal dan paling mudah untuk dipelihara dan dapat berkembang biak, sebagai koleksi maupun hiasan rumah dan penghilang stres setelah beraktivitas seharian, karena bisa sangat jinak bahkan dipercaya bisa mendatangkan hoki bagi pemiliknya.  Pheasant ini warnanya mencolok, indah berkembang biak mudah, karena itu bisa jadi pilihan yang cocok untuk pemula. Ini adalah pheasant kecil dan tidak memerlukan kandang atau penangkaran yang luas. Mereka mampu tahan terhadap suhu dingin umumnya di Indonesia dengan sedikit naungan, khususnya hasil penangkaran lokal di indonesia.

Pheasant ini dapat dicampur dengan berbagai jenis burung. Mereka telah dikembangkan  bersama unggas air, Merpati, dan bahkan Merak. Tetapi tidak dianjurkan untuk memelihara mereka dalam kandang sama dengan spesies lain dari burung.
Golden Pheasant biasanya dewasa secara seksual adalah pada saat mereka berusia satu tahun. Satu jantan yang subur dapat melayani hingga empat betina. Musim kawin terjadi pada musim semi (hujan) dan sangat menyenangkan untuk menontonnya. Anda akan melihat bahwa pejantan 'show-offs', sering menampilkan ruff (jubah pada leher) mereka mengembang jika ada betina disekitarnya. Meskipun jantan belum memperoleh warna indah mereka sampai tahun kedua, tahun pertama ayam sudah subur.

Golden Pheasant akan mulai bertelur  5 hingga 12 telur pada bulan April dan, jika diambil untuk diinkubasi atau ditetaskan, akan bertelur lagi dibulan Juni. Betina menginkubasi telur selama 22-23 hari. Perlu dicatat bahwa tidak semua Golden Pheasant betina menjadi induk yang baik, kadang ceroboh dengan anak atau telur mereka. Dianjurkan untuk melatih Golden Pheasant untuk mengeram & menetaskan telurnya.
Anak Golden Pheasant umumnya mudah untuk dibesarkan dan rata-rata bisa mencapai umur 5-6 tahun di alam liar tetapi dipenangkaran dengan pakan dan nutrisi yang baik bisa mencapai umur 15-20 tahun.





2 comments:

  1. Replies
    1. terima kasih kunjungannya mz gan...harga langsung hub kontak kami 085228773001 semoga membantu

      Delete